Jaga Keluarga Kita dengan Al-Qur’an

Jaga Keluarga Kita Dengan Al-Qur'an

Bismillahirrahmaanirrahiim

Sahabat yang dirahmati Allah, Al-Qur’an merupakan kitab suci yang Allah turunkan kepada kita sebagai hambanya. Agar kita menuju ridlonya, dan kelak nanti di akhirat kita masuk ke syurganya Allah SWT.  Al-Qur’an adalah pembimbing kita menuju kepada kehidupan yang lebih baik. ia adalah penjelas dari ketidakjelasan, ia juga adalah penerang dalam kegelapan. Al-Qur’an lah yang menuntun kita kepada cintanya Allah SWT.

Kita sebagai manusia merupakan makhluk social, makhluk yang tidak mampu hidup sendiri, kita membutuhkan orang lain, kita butuh teman, sahabat dan keluarga, dan keluarga merupakan orang yang terdekat dengan kita. Saking dekatnya Bersama keluarga, kita tidak ingin terpisah Bersama keluarga , bahkan sampai kelak di akhirat.

Allah SWT telah menyampaikan kepada kita, agar kita tetap Bersama sama sampai  di syurganya Allah, dalam Al-Qur’an surat at-Tahrim ayat ke enam

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Artinya:   Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan(Q.S. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menyampaikan kepada kita agar kita menjaga keluarga kita dari api neraka, dengan cara mendidik mereka untuk senantiasa iman kepada Allah, beribadah kepada Allah, dan terus membimbing mereka dengan Al-Qur’an, karena pada saat kita mendidik keluarga kita Al-Qur’an, kita membawa mereka jalan yang Allah ridloi.

Bahkan menurut imam addlohak menyampaikan kepada kita :

كَانَ الضَّحَّاكُ بْنُ قَيْسٍ يَقُولُ: ” يَا أَيُّهَا النَّاسُ، عَلِّمُوا أَوْلَادَكُمْ وَأَهْلِيكُمُ الْقُرْآنَ

Artinya: Adalah imam Al-Dlohak bin qois berkata: wahai manusia, ajarilah anak anak kalian dan keluarga kalian Al-Qur’an.

Perkataan imam Al-Dlohak ini menyarankan kepada kita untuk mempelajari Al-Qur’an. Karena dengan mempelajari Al-Qur’an keluarga kita akan terbina , terdidik, dan terakhlakan Bersama ayat-ayat nya.

Hal ini senada dengan sabda nabi Muhammad SAW

عَنْ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعَلَّمَهُ»

Artinya: hadits dari utsman RA, dari nabi SAW, sebaik baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya (H.R. Bukhari . No. 5027)

Apabila Rasul yang mulia saja menyampaiakan apresiasinya untuk yang belajar Al-Qur’an, maka  kitapun mestinya semakin yakin. Bahwa Al-Qur’an itu adalah sesuatu yang terbaik.

Maka alangkah tepat sekali mendidik anak-anak kita Al-Qur’an, untuk membina keimanan kepada Allah dan Rasulnya. Apabila keimanan kita kepada Allah kuat. Maka akan beriman kepada hari akhir. Sehingga hari-hari dalam kehidupannya akan senantiasa diisi dengan beribadah kepada Allah. Maka kita berharap semoga kita Bersama keluarga kita menjadi AHLUL QUR’AN.

Salah satu keutamaan Ahlul Qur’an adalah Dia tidak akan tamak terhadap dunia, karena mereka (Ahlul Qur’an). Meyakini bahwa dunia ini sementara, hal yang sementara tidak sepatutnya dikejar kejar dengan tenaga yang hebat. Tetapi mereka akan sewajarnya dalam  memenuhi kebutuhan dunianya.

Sabda nabi Muhammad pun menyampaikan kepada kita :

ابْنَ عَبَّاسٍ، يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «لَوْ أَنَّ لِابْنِ آدَمَ مِلْءَ وَادٍ مَالًا، لَأَحَبَّ أَنْ يَكُونَ إِلَيْهِ مِثْلُهُ، وَلَا يَمْلَأُ نَفْسَ ابْنِ آدَمَ إِلَّا التُّرَابُ، وَاللهُ يَتُوبُ عَلَى مَنْ تَابَ

Ibnu Abbas berkata: saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Andai kata manusia itu telah mempunyai harta benda sebanyak satu lembah, mereka masih ingin untuk mendapatkan satu lembah lagi. Tidak ada yang dapat memuaskan nafsunya melainkan hanya tanah (maut). Dan Allah menerima taubat siapa yang bertaubat kepada-Nya.” (H.R. Muslim. No. 1049)

Pesan dari hadits ini adalah sebanyak apapun dunia yang kita miliki, maka kita akan terasa terus miskin… maka itu kita bawakan keluarga kita dengan al-quran, agar hatinya dipenuhi keimanan kepada Allah SWT .

Kesimpulannya adalah. Marilah kita menjaga diri kita, dan keluarga dengan Al-Quran, agar kita memperoleh anak anak yang sholeh dan sholehah, dan kita termsuk Ahlul Qur’an, sehingga kita berkumpul kembali kelak di syurganya Allah SWT.

Aamiin yaa robba aalamiin.

4 Comments

  • turkce on 20/12/2020 at 10:41

    What a stuff of un-ambiguity and preserveness of valuable know-how about unpredicted emotions. Donnamarie Giffie Gardener

  • download on 23/12/2020 at 13:43

    Sweet site, super pattern, really clean and utilise friendly. Nerissa Iorgo Justina

  • bedava on 23/12/2020 at 18:55

    Very informative blog article. Really thank you! Fantastic. Emmalyn Alberik Noam

  • ucretsiz on 24/12/2020 at 11:01

    Hello! I realize this is sort of off-topic however I had to ask. Eleanora Mal Mathis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×